Enaknya Menginap di Hotel Aryaduta Bali

By | 20 September 2019

Pada umumnya, bandara terletak cukup jauh dari keramaian. Bahkan di kota-kota besar seperti Surabaya dan Jakarta, bandara internasionalnya berada di luar kota (Bandara Juanda di Sidoarjo dan Soekarno Hatta di Tangerang).

Nah, Bali adalah salah satu kota di mana bandaranya sangat strategis. Dekat dengan pantai Kuta, dekat dengan meriahnya dunia malam di Legian, dan hanya sekitar 30 menit dari Seminyak. Jadi tidak heran kalau terdapat banyak hotel yang lokasinya kurang dari 10 km dari bandara.

Salah satu hotel tersebut adalah Hotel Aryaduta Bali. Itu terletak hanya 2 km dari bandara Ngurah Rai. Hotel bintang lima dekat bandara Ngurah Rai ini adalah salah satu hotel baru di Bali. Kalau tidak salah, hotel tersebut baru dibuka pada bulan Desember 2017, alias belum genap berumur dua tahun.

Kebetulan beberapa minggu lalu saya mendapat undangan untuk menghadiri satu acara di hotel tersebut. Plus mendapat kesempatan untuk mencicipi dua malam menginap di hotel Aryaduta Bali.

Kalau begitu, langsung saja simak ulasan singkat saya tentang enaknya menginap di hotel Aryaduta Bali.

1. Lokasi Sangat Strategis

Jika berbicara soal lokasi, maka lokasi hotel Aryaduta Bali bisa dikatakan sangat strategis. Selain dekat dengan bandara, hotel ini juga langsung terhubung dengan Lippo Mal Kuta. Bahkan, kamu juga bisa langsung masuk ke mal melalui pintu yang berada di dekat meja resepsionis hotel.

Bukan cuma itu saja. Untuk membeli oleh-oleh di Krisna Bali, jaraknya kurang lebih hanya 5 km. Selain itu, di dekat Krisna Bali ini juga terdapat satu restoran Ayam Betutu Khas Gilimanuk yang harus kamu coba jika pergi ke Bali.

Ingin membeli kaus Joger khas Bali? Salah satu outlet Pabrik Kata-kata Joger bisa kamu capai hanya dalam jarak 3 Km. Mau jalan-jalan ke pantai juga tidak jauh!

2. Eksterior Cantik

Pertama kali masuk ke sini, nuansa hotel yang masih gress langsung terasa. Seperti hotel lain di daerah Kuta, hotel Aryaduta tidak mempunyai jumlah lantai yang banyak. Hotel ini hanya terdiri dari tiga lantai dengan kolam renang berada di lantai teratas.

Karena hanya terdiri dari tiga lantai, maka layout hotel jadi membingungkan, dan mirip seperti labirin. Di hari pertama menginap, saya yakin kamu akan sedikit kesulitan untuk sekadar mencari lift yang turun ke lobi. Saya juga cukup sering bertanya kepada staff hotel yang ditemui saat akan kembali ke kamar atau pergi ke restoran.

Restorannya juga didesain dengan sangat cantik, dan bisa dibilang menjadi ikon dari hotel Aryaduta ini. Di hari-hari tertentu, restoran tersebut terkadang digunakan untuk menyelenggarakan acara-acara seperti upacara pernikahan.

Di bagian luar restoran, kamu juga bisa bersantai di beberapa gazebo yang tersedia. Tempatnya lumayan cozy, dan semakin memperkuat kesan resor hotel ini. Jika bosan, kamu bisa naik ke lantai teratas dan menemukan kolam renang dengan pemandangan langsung menghadap ke pantai.

3. Kamar Luas

Beralih ke bagian kamar, hotel Aryaduta Bali ini mempunyai kamar yang luas. Setiap kamar juga dilengkapi dengan ruang tamu mini lengkap dengan sofa yang rasanya lumayan nyaman. Beberapa kamar juga langsung menghadap ke taman, membuatmu semakin rileks saat menginap di sana.

Akan tetapi, saya merasa kalau penataan ruangnya kurang maksimal. Salah satu contoh adalah penempatan kasur twin yang terlalu mepet. Padahal, sisa ruangan masih banyak, yang mungkin bisa digunakan untuk mengatur kasur agar lebih nyaman.